Untuk memenuhi tantangan normal baru, pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif beradaptasi

Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Ketertarikan wisatawan dalam berwisata akan menyoroti keselamatan dan kesehatan industri pariwisata, dan ekonomi kreatif benar-benar dapat mengantisipasi hal tersebut. Agustini Rahayu, Kepala Dinas Perhubungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, berbagi diskusi tentang normal baru industri pariwisata pada Rabu (6 Juni 2020). – “Pelaku usaha, pemangku kepentingan lainnya harus mampu beradaptasi, menciptakan inovasi dan meningkatkan daya saing guna menyikapi hal tersebut,” kata Agustinus.

Menurutnya, perilaku wisatawan akan mengalami perubahan yang mendasar. Juru bicara mengatakan pengunjung akan mengutamakan faktor kebersihan, kesehatan, keselamatan dan keamanan agar industri pariwisata bisa beradaptasi dengan fasilitas yang meyakinkan konsumen bahwa mereka bisa merespon faktor tersebut.

“Organisasi Pariwisata Dunia (WTO) bahkan mengatakan sudah waktunya. Dia berkata:” Standarisasi industri pariwisata akan ditinjau untuk memenuhi kebutuhan tersebut melalui pedoman untuk membuka kembali fasilitas wisata dalam skala global. Mereka menyebutnya. “Global Renaissance Travel Guide”, ”ujarnya.

Kemudian, dalam transportasi, penerbangan langsung atau paling banyak satu transit akan menjadi preferensi utama wisatawan.

Pengunjung juga akan lebih memilih aktivitas outdoor untuk aktivitasnya. , Dan memilih udara sejuk, perjalanan otonom dan pribadi.

Penting juga untuk memperkuat sumber daya manusia sesuai dengan peraturan keselamatan dan kondisi sanitasi.

“Industri dapat menyesuaikan harga terlebih dahulu karena harus memenuhi standar yang disyaratkan bagi wisatawan Akan membayar. Meski nanti ada penyesuaian di sisi komersial, ”tutup Agustini.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon