Luhart: Tidak ada politisi Mudic yang menunggu perintah presiden

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Luhut Binsar Pandjaitan, yang bertanggung jawab atas koordinasi dan investasi maritim dan Menteri Perhubungan Antar Kementerian, menjelaskan bahwa pemerintah sedang mengembangkan rencana politik untuk “melarang Mudik dan melarang Lebaran Eid 2020 “.

Kebijakan adalah pekerjaan pemerintah, dan fokusnya adalah memerangi virus corona atau pandemi Covid-19.

“Kami perlu mempertimbangkan berbagai situasi, semuanya demi keselamatan para pemudik dan seluruh masyarakat,” kata Lucht dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (25 Maret 2020). –Membaca: Pengalaman Nella Kharisma Bernyanyi, Dikelilingi Perasaan Jorok

Bacaan: Tips Minimalkan Resiko Covid-19 Saat Naik Transportasi Umum — – “Semua kebijakan ini menunggu keputusan kabinet Presiden Latas. Kami berharap kebijakan ini menjadi yang terbaik bagi kita semua.”

— ------------------------------------------------- ------------------------------------------------- ------------------------------------------------- ----------------------------------- Dalam proses penyusunan keputusan pemerintah, kementerian / lembaga terus bertindak seperti Persiapkan hal yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, “kata Wakil Presiden Ridwan.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Perhubungan Marco Jodi Mahathir mengatakan bahwa pihaknya dan banyak kementerian dan lembaga sedang membahas hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan kembali ke China. Banyak situasi politik, yaitu Idul Fitri tahun 2020, termasuk pembatasan kembali ke negara / penghapusan perjalanan pulang-pergi gratis antara perusahaan swasta dan publik, dan larangan kembali ke negara. – Setelah penyebaran kasus Co-19, perusahaan publik biasa juga harus dibatalkan Perjalanan gratis terorganisir.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon