Kementerian Perdagangan mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap para peserta e-commerce yang jahat

Laporan dari Fiber Wulandari, seorang jurnalis dari Tribunnews di Jakarta-Sekretaris Perdagangan Nur Nurwan akan menjatuhkan sanksi administratif dan pidana pada pedagang nakal dalam layanan e-commerce. Karena epidemi Virus Corona (Covid-19), itu dilakukan selama krisis ekonomi di Indonesia.

Pelaku bisnis jahat akan terikat oleh hukum perdagangan dan perlindungan konsumen.

Dia membuat pernyataan selama 6 Kamar Dagang Komite Ruang Konferensi Televisi Bersama (Rabu, 24 Februari, 2020). “Masalah belanja online harus diinformasikan bahwa bisnis online tidak berbeda dengan bisnis biasa. Ini hanya perbedaan tatap muka, tetapi aturannya sama. Sanksi Undang-Undang Perlindungan Perdagangan dan Konsumen memiliki masalah administratif dan kriminal,” Oke.

Para pelaku komersial ini harus mematuhi hukum. Jika mereka melanggar hukum, mereka akan dikenakan sanksi administratif, termasuk hingga dan termasuk denda dan denda.

“Lalu, pedagang yang melakukan transaksi melalui e-commerce (diminta) terus mematuhi hukum perdagangan dan perlindungan konsumen.” Jika itu ilegal, selain hukuman administratif, kami dapat menerapkan sanksi pidana 5 tahun dan Rs 2 crore sesuai dengan hukum. Baik, “Oke.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon