Ranjau darat yang mengantuk dan lonjakan kasus korona baru melanda IHSG

Reporter Tribunnews.com melaporkan, TRIBUNNEWS.COM Jakarta, Yanuar Riezqi Yovanda-Indeks Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup pada minus 0,56%, turun dari 28,48 poin menjadi 5.051,11. — Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menjelaskan, akibat imbas IHSG, berbagai saham di sektor industri turun 1,62%, dan saham pertambangan turun 1,25%. Dia mengatakan pada Senin (20 Juli 2020): “Jumlah penularan virus korona di Indonesia telah melebihi yang di China.” Ranjel mengatakan indeks saham sektor pertanian meningkat 2,99%, atau hampir 3 %. — “Penguatan ini terjadi setelah harga minyak sawit mentah melampaui 2.600 riggit per ton.” Bacaan: IHSG siap menguji penguatan lebih lanjut — pada saat bersamaan, tambahnya, dalam transaksi hari ini, investor asing sudah mendaftar. Untuk mengambil tindakan. Pembelian bersih senilai Rp 24,357 miliar.

Baca: Pejabat BI Terus Melonjak dalam Kasus Po Covid-19 di Indonesia, Pejabat BI: Ini Akhirnya Menimbulkan Semua Kekhawatiran

“Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) sudah mulai dibeli oleh investor asing, namun nilai tukar rupee masih turun 0,5% menjadi 14.785 rupee menjadi 1 dolar.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon