Sri Mulyani yakin tidak akan menghalangi Kementerian Kesehatan dalam mengelola anggaran Covid-19

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Keuangan menyatakan, sejak virus Corona atau Covid-19 muncul di Indonesia pada Maret 2020 lalu, Presiden Joko Widodo sudah bertindak cepat. -Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan Presiden Yokowi segera mengeluarkan “Perppu” karena ini masalah kesehatan dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum memiliki anggaran. Nanti 2-3 tahun ke depan akan sulit- “Karena Covid -19 bukan bagian dari DIPA Kementerian Kesehatan, tidak ada kendala, sehingga redistribusi dan reposisi Perpu dirilis. Kami akan tingkatkan penggunaan Alokasi Covid-19 untuk pengobatan Covid-19 Rp 75 triliun, ”ujarnya saat rapat bersama Panitia XI DPR, Senin (29/6/2020). Berdasarkan Perpres tersebut, Kementerian Keuangan membuat regulasi, dan Kementerian Kesehatan tidak memiliki batasan anggaran. — “Supaya Kemenkes tidak merasa Anglang tidak ada. Judd saya ambil saja langkah-langkah yang perlu pakai anggaran, tolong pakai 100%,” ujarnya. Selain itu, proses pendanaan Kementerian Kesehatan telah disesuaikan dengan dokumen anggaran.

“Untuk pembelanjaan yang tidak cinta, pembelanjaan harus berdasarkan dokumen anggaran. Dana dan pengelolaan satu rekening akan ada bukti pembelanjaan, pungkasnya.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon