Menteri Koordinator Airlangga memastikan cuti haid dan melahirkan tidak dihapuskan dari ketentuan hukum untuk penciptaan lapangan kerja

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perekonomian menyatakan bahwa perusahaan harus menyediakan waktu untuk penetapan beberapa ketentuan dalam undang-undang “pekerjaan”. Organisasi Ekonomi Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah menjamin menstruasi bisa melahirkan undang-undang yang menciptakan lapangan kerja.

“Pengusaha harus menyediakan waktu luang dan waktu istirahat, serta harus punya waktu untuk beribadah. Dia mengatakan pada konferensi pers virtual pada Rabu (10 Juli 2020) bahwa ini sesuai dengan hukum dan tidak akan Wajib. Aturan.

Bacaan: Mahasiswa kampus khawatir korupsi membanjiri hukum karena penciptaan lapangan kerja

Ia berkata: “Selanjutnya ada hubungannya dengan jam kerja. Libur hari Minggu masih seperti hukum lama. Di sisi lain, ia menambahkan, pekerja kontrak juga akan mendapatkan keuntungan dari jaminan upah dan perlindungan sosial. Ia menyimpulkan: “Mereka yang membutuhkan perawatan, pemeliharaan dan kerjasama dengan peneliti, atau mereka yang menjadi atau menjadi pembeli. “

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon