Dalam pertemuan IDI tersebut, Bamsoet meminta pajak atas alat kesehatan yang tidak termasuk dalam kategori pajak barang mewah

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mendesak pemerintah untuk tidak memasukkan pajak atas alat kesehatan dalam kategori pajak produk mewah. Namun ada metode perawatan khusus, yang dapat mengurangi beban operasional rumah sakit, sehingga mengurangi beban orang yang berobat.

“Di Malaysia, pajak untuk peralatan medis tertentu hampir nol. Biaya berobat di sana jauh lebih murah daripada di Indonesia. Saya ingin tahu apakah banyak orang Indonesia yang pergi ke sana untuk berobat, terutama di daerah Penang. Sejak Covid- Sejak pandemi 19, sebenarnya pemerintah Indonesia sudah membebaskan pajak alat kesehatan. Hanya sebatas penanganan Covid-19 saja, tidak semua alat kesehatan. Minimal kesehatan bisa diperlakukan seperti di Malaysia yang tentunya akan menguntungkan kalangan medis Tanah Air. Membawa udara segar. Di kantor Ketua Musyawarah Rakyat, hubungi Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Indonesia, Jakarta, Wanda Eddie (9/11/2020).

Anggota pengurus IDI menghadiri rapat Termasuk Ketua Umum Daeng Faqih, Wasekjen Ferry Rahman, Panitia Ahli Wasekjen, Adi Patria, Ketua Umum Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Hananto Seno dan anggota Panitia IX DPR Darul Siska (Darul Siska) juga hadir dalam pertemuan tersebut. Sangat kuat, dari 350.000 warga yang pergi ke luar negeri pada tahun 2006 menjadi 600.000 pada tahun 2015. Total pengeluaran tahunan orang Indonesia untuk perawatan medis di luar negeri dapat mencapai 11,5 miliar dolar AS., 80% di antaranya berada di Malaysia.

“Selain murah dan murah Selain pelayanan yang lebih nyaman, masyarakat Indonesia juga memilih pergi ke luar negeri untuk berobat karena peralatan medis mereka yang luas. Meski memiliki tenaga kerja dan sumber daya rumah sakit, Indonesia sebenarnya bisa jadi negara tuan rumah untuk berobat. Padahal, Indonesia harusnya Bamsoet. Menurut Covid19, untuk menjadi tempat yang nyaman bagi warga dunia untuk berobat di dunia, menurut data IDI, 109 di antaranya meninggal dunia, sedangkan dari PDGI 12 orang meninggal dunia. sudah mati.

“Kami berdoa agar para dokter almarhum dapat ditempatkan di langit Tuhan Yang Maha Esa. Agar pertarungan para dokter yang menonjol dalam perang melawan Covid-19 tidak sia-sia, agar masyarakat menjaga kebersihan yang tidak begitu sulit dalam kenyataan Prosedur itu sangat penting. Pakai masker, jaga jarak, dan sering-sering cuci tangan. Hal-hal kecil seperti ini bisa menyelamatkan nyawa kita, “tutup Bamsoet. (*)

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon