Presiden memerintahkan Menteri untuk mengutamakan kesehatan, MPR Wakil Presiden: Terima kasih banyak

TRIBUNNEWS.COM-Wakil Ketua Dewan Permusyawaratan Rakyat Demokratik Indonesia Syarief Hasan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi karena menyadari pentingnya mengutamakan kesehatan daripada ekonomi selama pandemi Covid-19. Kalimat tersebut disampaikan Presiden Yokowi ke Istana Negara Jakarta pada Senin (2020/9/09). Syarief Hasan mengatakan, pernyataan itu harus memberikan arahan kepada para menteri di pemerintahan Presiden Yokowi agar tidak hanya fokus memulihkan perekonomian nasional. Meski begitu, menurut dia, pernyataan tersebut sudah sangat terlambat, karena selama ini berbagai kementerian dan komisi di kabinet Chokovi telah menempatkan prioritas ekonomi pada kesehatan penduduk pada masa pandemi. -Akibatnya, kasus positif Covid-19 semakin meningkat setiap hari. Data dari National Working Group untuk mempercepat penanganan wabah Covid-19 pada 7 Juli 2020 menunjukkan jumlah kasus positif yang dikonfirmasi akan mencapai 200.000, di mana 8.025 di antaranya akan meninggal. Dalam beberapa pekan terakhir, jumlah kasus per hari telah lebih dari 2.000.

Bukan hanya karena kurangnya perawatan medis, jumlah kasus positif di Indonesia telah melebihi jumlah kasus positif di China, hanya 8.820 kasus yang gagal, dan kurang dari 10 kasus per hari. Padahal, China merupakan episentrum awal Covid-19 yang telah menyebar ke seluruh dunia. Kini, Indonesia juga menjadi sepuluh negara dengan kasus paling positif di benua Asia.

Akibat pandemi Covid-19, Partai Demokrat berkali-kali mengingatkan pemerintah untuk memperhatikan manajemen kesehatan. Partai demokrasi mengingatkan pemerintah akan pentingnya kesehatan. Namun sejauh ini, pemerintah lebih fokus pada perekonomian yang gagal menangani kasus Covid 19 dengan baik. “Kata Syarief. Ia juga mendorong para menteri menjadi asisten presiden untuk menjalankan kepemimpinan Presiden Jokowi. ‚ÄúPara menteri harus berada di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Tidak hanya perlu merumuskan kebijakan pemulihan ekonomi, tetapi juga memprioritaskan perumusan kebijakan kesehatan. Karena bagaimana perekonomian meningkat ketika orang-orang sebagai pemain utama melihat kesehatan mereka terpengaruh? Tanya Syarief.

Syarief Hasan pun berharap pandemi Covid-19 bisa ditangani dengan baik. Ia menilai akar permasalahannya terletak pada koordinasi politik yang tegas, jelas, dan langsung dari tingkat pusat hingga bawah – pemerintah perlu mengadopsi kebijakan dari hulu hingga hilir. Dari kesehatan menjadi ekonomi dan sebaliknya. Syarief menyimpulkan, pemerintah membutuhkan koordinasi yang tegas, tepat, dan cepat untuk menekan kasus Covid 19 di Indonesia.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon