Kekayaan bersih tinggi: Dewan Masjid dapat memimpin dalam mempraktikkan Islam moderat dan menerapkan empat pilar Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia

TRIBUNNEWS.COM-Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Musyawarah Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), mengulas Alquran yang digunakan Pancasila dan banyak istilah dalam Hadits. Ini membuktikan peran ulama dan umat Islam serta tokoh bangsa lainnya dalam mendirikan negara Indonesia merdeka Pancasila. , Perwakilan, melakukan musyawarah. Ini adalah bagian dari prinsip ajaran Islam, yang bersumber dari bahasa Arab dan tertuang dalam Alquran dan Hadist Nabi. Ia bahkan berkali-kali menyebut istilah “keadilan” dan “rakyat” dalam Pancasila. “Ia mengatakan saat proses sosialisasi empat pilar Musyawarah Rakyat Indonesia RI di bawah kepemimpinan Panitia Pusat Masjid Jakarta. 21) Di Jakarta, menurut Hidayat, ini membuktikan partisipasi tokoh-tokoh Islam dan tokoh etnis dari berbagai latar belakang dalam proses pembangunan bangsa, tidak hanya dari segi kepegawaian (banyak umat Islam dari berbagai ormas dan ormas Islam ikut serta dalam BPUPKI , Panitia Sembilan dan PPKI), namun secara istilah dan konsep berusaha menerima istilah dan nilai yang terkandung dalam Al-Quran dan Al-Hadits .

Selain itu, individu-individu berpenghasilan tinggi menambahkan bahwa walaupun ada semacam Islam Sudut pandang keji tersebut menuduh umat Islam atau penggiat masjid anti Pancasila atau anti NKRI, namun tudingan ini jelas salah dan bertentangan dengan fakta sejarah. Umat Islam mengabdi, ikut serta dan ikut serta dalam kegiatan Pancasila dan NKRI. Dengan cara demikian umat Islam Pancasila dan NKRI bisa dipahami dengan benar tanpa salah paham Pancasila dan NKRI.Terima kasih kepada ulama dari ormas Islam, seperti Muhammadiya (bernomor KH Kahar Mudzakkir, Ki Bagus Hadikusumo) dan NU (bernomor KH Wahid Hasyim) Dan anggota ormas Islam seperti Organisasi Islam (Ulama) Syarikat dan Pembadar (H Abikusno Tjokujrososo dan H Agus Salim) secara aktif dan konstruktif berpartisipasi dalam pengenalan dan pengakuan Pancasila dengan tokoh bangsa lainnya, sehingga diterima dan digunakan dalam Pancasila. Banyak istilah dalam Al-Quran dan Al-Hadits.Semua prinsip Pancasila tidak bertentangan dengan Akida dan hukum Islam. Melalui pemahaman sejarah dan nilai-nilai Pancasila ini, saya berharap mereka yang salah paham terhadap umat Islam. Orang yang mengembangkan Islamophobia dan cenderung sinis bisa melakukan ini. Daripada bersimpati kepada umat Islam yang turut memperkenalkan Pancasila, mereka menyelamatkan Pancasila pada pagi hari tanggal 18 Agustus 1945. “Dan selamatkan Indonesia Dikeluarkannya kembali, seperti peran Ketua Fraksi Kuda, Pak Natsir, Partai Islam Syumi menginisiasi RUU komprehensif 3/4/1950 dan berhasil menyelamatkan Republik Indonesia. Sebelumnya diubah menjadi RIS oleh penjajah Belanda. Oleh karena itu, menurut individu berpenghasilan tinggi, umat Islam juga harus memahami bahwa Indonesia Merdeka, Pancasila dan NKRI adalah warisan jihad, jihad, jihad, pengabdian dan pengabdian dari ulama organisasi dan organisasi politik, demikian pula umat Islam, termasuk pengurus masjid. Ya, itu akan melindungi “warisan” perjuangan ini, daripada dibajak atau “dilegalkan”, jadi ini jauh dari fakta sejarah. Singkirkan kemerdekaan Indonesia yang disepakati oleh para founding fathers dan ibunya ideal.

“Tetapi umat Islam tidak boleh menjadi pembenci Indonesia yang tidak bersahabat dengan negaranya sendiri. Karena mereka percaya bahwa keberadaan negara Indonesia tidak ada hubungannya dengan peran dan pengabdian penguasa Muslim. Pemahaman ini juga sangat penting bagi para pembela HAM. Oleh karena itu, saya berharap agar Peran masjid dan pengurusnya banyak berdampak positif untuk menjaga kepentingan umat, memperkuat “NKRI” dan mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan nyata, misalnya seperti kegiatan di masjid, “ujarnya.

Jika cerita ini dipahami dengan benar dan benar, maka pengurus dan penggiat masjid dapat menjadikan masjid sebagai Wasilla, dan merupakan sarana untuk mengamalkan ajaran Islam moderat yang menentang Tauhid, ajaran agama Islam Ini adalah Ramadhan Lille Alamin; keadilan dan peradaban manusia. Ikuti ukhuwwah dan pePersatuan, mengedepankan prinsip toleransi dan kearifan serta pemikiran, dan mementingkan kemajuan dan kemakmuran bagi umat dan umat. Ia berkata: “Semuanya sesuai dengan prinsip Pancasila.” Selain itu, ia mengoreksi kesalahpahaman sekelompok kecil umat tentang hubungan antara Indonesia dan Muslim. Yang perlu dikoreksi, mereka yang mencurigai aktivis masjid yang berbahasa Arab, Hafid Quran dan kecantikan dianggap sebagai media penyebaran aktivisme melalui masjid. Kecurigaan tidak benar, dan dasarnya adalah Islamofobia. –HNW berharap usai mengikuti kegiatan sosialisasi empat pilar MPR RI, penggiat masjid yang menjadi anggota DMI dapat lebih fokus dalam melaksanakan kegiatan agar masjid dan agenda dakwahnya bisa berkembang, karena Ia juga memenuhi empat pilar MPR RI, yaitu Pancasila, UUD NRI 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika. – “Selain itu, UUD 1945 menetapkan bahwa penyelenggaraan ajaran agama merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin oleh negara,” ujarnya. -Hidayat mengatakan pemahaman ini perlu disampaikan agar para penggiat masjid memahami betul peran ulama, umat, dan Umaro (Sudan), serta bersama tokoh-tokoh nasional lainnya ikut membantu mengenalkan Pancasila (UUD). NRI berdiri pada tahun 1945. , Negara Kesatuan Republik Indonesia, menghormati Bhinneka Tunggal Ika. Sejak menjadi Ketua MPRI RI tahun 2004, hal ini menjadi salah satu tujuan sosialisasi empat pilar MPR RI.

“MPR telah bekerja sama dengan semua departemen di tanah air, seperti organisasi keagamaan, kampus, sekolah, pesantren dan lembaga-lembaga lainnya. -Negara dan lembaga lainnya menyelenggarakan kegiatan sosialisasi empat pilar Musyawarah Rakyat Indonesia Republik Indonesia. ( Sejarah, kemapanan negara dan cita-citanya). Juga dapat mengatasi tantangan zaman dan penuh peluang untuk masa depan yang lebih baik. Selain itu, perlu pula mengantisipasi penyimpangan seperti separatisme, terorisme, neokolonialisme, komunisme dan pemberontakan PKI-nya. Atau Mereka yang “diam-diam” berusaha mengubah esensi Pancasila yang telah ditetapkan sejak 18 Agustus 1945 menjadi Trisila atau Ekasila, seperti yang tertuang dalam draf ideologi Pancasila kemarin. Ia menyimpulkan: “Dengan cara ini, Hal-hal yang tidak biasa dapat diperbaiki oleh masyarakat dan negara agar tidak terulang kembali. “

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon