Bamsoet berdiskusi dengan staf Wakil Presiden tentang permulaan undang-undang komprehensif tentang undang-undang penciptaan lapangan kerja yang diusulkan ke PP dan Perpres.

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Juru Bicara Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, membeberkan berbagai tata cara lahirnya “UU Cipta Kerja” (“UU Cipta Kerja”), penomoran PP dan Perpres sebagai UU. Derivatif yang diterapkan.

Orang yang Sedikit Dikenal Selain tokoh politik di parlemen dan pemerintahan, ada juga sekelompok orang berpengetahuan yang berkontribusi pada lahirnya “Undang-Undang Penciptaan Lapangan Kerja”. Salah satunya Guru Besar Universitas Indonesia, Profesor Satya Arinanto, yang merupakan pengangkatan khusus untuk tiga periode Wakil Presiden Indonesia (Boediono, Jusuf Kalla dan sekarang KH. Maruf Amin).

“Tugas staf khusus tidak terlihat oleh publik. Karena merupakan pekerjaan internal, bukan pekerjaan eksternal (publik). Itu adalah“ bisikan ”yang berdampak besar pada proses perumusan kebijakan nasional. Sangat istimewa. Ia ditempatkan pada tiga wakil ketua yang berbeda, Boediono, Jusuf Kalla dan KH Maruf Amin. Ia pasti punya sesuatu yang bernilai. Pada Kamis (22/10/20) di Youtube Podcast Channel Bamsoet di Jakarta. — -Menurut Profesor Satya Arinanto, Presiden Republik Demokratik ke-20 menjelaskan bahwa pada periode terakhir yang dipimpin oleh Presiden Jokovy-Wakil Presiden Jusuf Kalla akan diintegrasikan Muncul ide untuk memasukkan undang-undang ke dalam proses legislasi.

Saat itu, Profesor Satya Arinanto diminta Wakil Rektor mengomentari undang-undang komprehensif tersebut. Kemudian ia berdiskusi dengan Menteri Perencanaan dan Wilayah Sofia Jalil (Sofyan Djalil) mengadakan diskusi teknis.

“Presiden Yoko Widodo baru menerapkan undang-undang yang komprehensif pada tahap kedua masa jabatannya untuk mendorong tujuan Undang-Undang Penciptaan Lapangan Kerja. Tujuan n “bukan untuk memajukan perusahaan (termasuk koperasi dan usaha kecil dan menengah. Agar dapat menciptakan lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat,” jelas Bamsoet. Hak pekerja dan hak pekerja tidak berkurang. Tidak ada eksploitasi jam kerja, penghapusan cuti melahirkan atau paksaan Merampas hak masyarakat atas tanah.

“Ada undang-undang, termasuk undang-undang yang menciptakan lapangan kerja. Kepentingan rakyat. Mereka tidak berlaku untuk minoritas atau kelompok kepentingan. Bansuyet menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) Tidak mungkin melakukan sesuatu yang merugikan masyarakat.Dalam podcast tersebut, Wapres Pemuda Pancasila juga membahas tentang proses kelahiran orang-orang istimewa dalam sistem tersebut. Di luar dugaan pemerintah Indonesia Memang benar Profesor Satya Alinanto adalah salah satu orang yang bekerja untuknya karena terinspirasi dari keberadaan sayap barat sistem presidensial Amerika .— “Menurut penjelasan Profesor Satya Alinanto, ini Ide Sejak Presiden KH Abdurrahman Wahid menjabat, telah ada staf khusus. Tujuan ini tidak tercapai sampai Ibu Megawati Soekarnoputri menjadi Presiden. Kemudian tugas dan fungsinya ditingkatkan di bawah kepemimpinan Presiden SBY. Guru. Samta · Satya Arinanto saat itu aktif di lembaga penelitian yang dipimpin oleh Profesor Hermawan Sulistyo. Ia aktif mengikuti pemikirannya tentang keberadaan orang-orang istimewa dalam berbagai karya yang ditulis di berbagai jurnal, “kata Bamsoet.- — Wakil Presiden SOKSI menambahkan, Konsul Politik Deny JA yang saat itu dekat dengan Presiden SBY juga menghubungi Profesor Satya Arinanto untuk memperdalam penelitian tentang personel khusus. Hingga akhirnya, Wakil Presiden Boediono mempercayakannya untuk menjadi salah satu staf khusus.

Setelah Presiden SBY berkuasa-Wakil Presiden Boediono, Profesor Satya Arinanto bersiap untuk berkemas. Namun, ternyata pada pemilihan Wakil Presiden Park Kara dibuka juga staf khusus.

” Sampai saat ini jabatan wakil ketua dijabat oleh KH Maruf Amin, dan Profesor Satya Arinanto masih tergolong staf khusus. Saya mendorong Profesor Satya Arinanto untuk menulis surat jika dia tidak lagi menjabat sebagai pemerintahan. Buku ini berisi tentang dirinya Pengalaman membantu ketiga wakil presiden. “Oleh karena itu, generasi di seluruh negeri bisa belajar banyak pelajaran penting. Seperti kata pepatah, pengalaman adalah guru yang paling berharga. Bamsoet menyimpulkan, apalagi jika pengalaman itu datang dari hati yang kuat, dari nol kilometer Lokasi (0 KM).

Apa kesenangan dari memori BamsoetPodcast Ngompol di channel youtube channel Bamsoet bisa melihat sepenuhnya rilis awal UU Omnibus, PP dan Perpres mendatang, serta kehadiran personel khusus. (*)

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon