Sebelum Universitas Pascasarjana Siliwangi, Bamsoet diundang untuk Membangun Benteng Ideologi Nasional

TribunWS.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia MPR Bambang Soesatyo menunjukkan Populer Covid-19 yang punah, orang-orang muda menghadapi berbagai bentuk tantangan besar. Selain hal-hal lain, toleransi keanekaragaman, tidak etis, identitas, identitas, dan perjuangan nasional, “-” Melemahnya toleransi diferensiasi dapat dikembalikan ke ekspresi studi yang setara.. Pada 2014-2019, bulan rata-rata setiap bulan melanggar insiden kebebasan beragama Universitas Siliwangi, hampir di Jakarta, Sabtu (27/211). – – Ruang konferensi Indonesia menjelaskan bahwa ruang konferensi Presiden menjelaskan bahwa Anda dapat mengajukan anak muda generasi. Laporan Tahunan tentang Komite Perempuan Nasional, 2020, terutama kekerasan seksual (62,7%) dan swasta (61,2%) generasi muda komunitas masyarakat. Dasar dari referensi lain adalah hasil Survei Nasional Organisasi Obat dan Institut Indonesia (LIPI) yang diterbitkan pada Juni 2019. Hal ini menunjukkan bahwa 2,3 juta orang mengkonsumsi temuan peradangan .

— Menghilangkan identitas dan karakternya, Nasional itu telah menjadi pembangunan dan dinamika waktu yang kita rasakan. Identitas nasional kami sebagai kinerja budaya budaya, tumbuh dan berkembang dalam kehidupan kebangsaan tampaknya disusupi menjadi nilai-nilai budaya asing globalisasi dengan cepat mengalir. Mungkin generasi berikutnya kemudian mengakui tinjauan karya Pakisti, kerja sama dan konsensus timbal balik, “kata Bamsoet .— FKPPI dan PQNCASILA Hakim yang lebih muda menjelaskan bahwa hilangnya kerugian identitas di negara itu dan karakter tersebut melengkapi hasil 2020 Dari survei komunitas Pandalala muda yang dilakukan pada akhir Mei. Hanya 61% responden yang memiliki kepercayaan pada kepercayaan. Rehabilitasi setuju bahwa nilai-nilai Pansila sangat penting, dan itu sangat penting untuk nilainya. Saluran 19,5%. Itu netral , 19,5% dari orang lain percaya bahwa Pancasila memiliki istilah yang hampir belum pernah terjadi sebelumnya.

– Selain berbagai tantangan yang disebutkan, kita harus menyadari. Kedaulatan nasional dalam kepatuhan hegemoni politik global The National Country, Kami adalah negara-negara kaya, sumber daya laut potensial. Menurut Biro Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), potensi sumber daya berkelanjutan dari Marine La Sea D’Indonesia diperkirakan 1254 tahunan 1254 puluhan ton. Jangan katakan potensi alami lainnya Sumber daya, “Bamsoet menjelaskan. — Presiden Feast Cossulkar Presiden dan Presiden Motor Indonesia (IMI) tidak penting, bukan untuk membangun benteng dan kekuatan fisik, itu adalah benteng ideologis. Di sinilah MPR adalah peran penting dalam mengimplementasikan visi “kebangsaan”, gagasan kedaulatan Jasula dan kedaulatan rakyat. “Sebagai penghitungan kebangsaan, MPR harus dapat mengisi berbagai orang dan wilayah, dan Ideologi. keinginan. Sebagai penjaga ideologi Pancasila, MPR memiliki peran dan tanggung jawab untuk mempertahankan dan memelihara Pancasila, dan membuat Pancasila menjadi referensi, referensi nasional dan nasional dalam kehidupan sosial, dan Bamsoet berakhir.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon