Kantor Kejaksaan Agung memperoleh CAP, Jazilul Fawaid: Kasus diselesaikan Jiwasraya dan Djoko Tjandra

TRIBUNNEWS.COM-Menurut UU No. 15 tahun 2004, Kantor Audit Keuangan (BPK) berwenang untuk mengaudit laporan keuangan Jaksa Agung. Surat perintah penangkapan sebenarnya dieksekusi oleh BPK. Kejaksaan Rakyat melakukan fungsi, tugas dan tanggung jawab yang diatur dalam Konstitusi dalam 100 hari untuk memastikan pengelolaan keuangan negara selama penuntutan. Keberadaan undang-undang ini didukung sepenuhnya oleh Jaksa Agung Buhanuddin (ST Burhanuddin).

Untuk memperingati Hari Adhyaksa Bhakti, pada hari Rabu, 22 Juli 2020 di Auditorium Sasana Pradana dari Kantor Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan San Buhanudin mengatakan bahwa dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas keuangan untuk setiap lembaga pemerintah, kami mendapat dukungan penuh. Selama peninjauan, Kantor Kejaksaan Agung memperoleh penilaian yang adil dan bebas kesalahan (WTP) berdasarkan hasil audit BPK dari laporan manajemen dan sistem akuntabilitas yang digunakan oleh Kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada 2019 … … Kepatuhan dengan semua peraturan “dan hasil dari upaya berkelanjutan untuk mempertahankan dan menunjukkan komitmen untuk mengelola kualitas keuangan secara tertib dan bertanggung jawab,” katanya. MPR Jazilul Fawaid. “Terima kasih atas pencapaian Kejaksaan Agung,” kata politisi PKB, Jakarta, 27 Juli 2020. Sebagai anggota Komite Ketiga Dewan Perwakilan Rakyat, ia memanggil Kejaksaan Agung karena alasan ini, dan sekali lagi ia mengucapkan terima kasih atas gelar PAP.

Kabupaten Gresik dari Pulau Bawean di Jawa Timur mengatakan bahwa penyelesaian PAP adalah langkah yang cukup baik untuk Kejaksaan Agung. Memberikan transparansi anggaran untuk menjaga transparansi ini selama bertahun-tahun. tahun depan. Pria bernama Gus Jazil mengatakan: “Kami menghargai kebijakan Menteri Kehakiman yang menggabungkan teknologi dengan berbagai aplikasi untuk mempromosikan layanan dan kontrol.” Koordinator Nasional Bangladesh berharap Ke depan, Kejaksaan Agung akan lebih transparan dan akuntabel dalam pengelolaan anggaran, tidak hanya itu, Gus Jazil juga mendorong Kejaksaan Agung untuk menyelesaikan banyak masalah hukum yang masih menjadi pekerjaan rumah. Dia menekankan: “Tentu saja, DAP terus menyelesaikan beberapa kasus yang telah diobati, seperti Givaslaya, Djoko Jadra, dll. “

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon