Gus Jazil mengajak generasi muda berjuang melalui media sosial

Jazilul Fawaid, Wakil Presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR di Jakarta, mengajak generasi muda menjadikan media sosial (medsos) sebagai medan pertempuran. Penyebabnya adalah perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, salah satunya adalah media sosial. Saat ini hampir semua jalur kehidupan tidak dapat dipisahkan dari media sosial, dan semua generasi sangat mengenal media sosial dan gadget dalam kehidupan sehari-hari.

“Dulu, jika pejuang menggunakan bambu runcing untuk menangkis penjajah, tantangannya sekarang mereka berbeda.” Saya mengajak saudara-saudara saya untuk membuat media seperti Youtube, Facebook, Instagram dan Twitter muda Alat pertarungan untuk saudara kandung. Tidak perlu menggunakan bambu runcing untuk menghadapi musuh, karena yang kita hadapi saat ini berbeda. Hari ini dialah yang berkata: “Kami berbeda dalam cara dan medan perjuangan. Jazilul Fawaid mempersiapkan dan mempersiapkan untuk dan Pidato dalam publikasi.

Jazilul yang biasa disapa Gus Jazil mengatakan bahwa anak-anak dan remaja juga harus bisa beradaptasi dan menggunakan jari tangan dan ibu jari sebagai alat perjuangan.Pelajaran momentum pandemi Covid-19 harus kita petik, karena Kini proses pembelajaran dilakukan secara online atau online. Di sisi lain, Gus Jazil juga mengajak generasi mahasiswa yang terdidik untuk berperan di bidang bangsa.Salah satu jalur yang bisa berjuang lintas negara adalah melalui partai politik Wakil ketua Partai Rakyat dan Partai Progresif Demokratik mengatakan: “Partai politik punya banyak pilihan, dan mereka adalah wilayah perjuangan di wilayah nasional. Bidang perjuangan nasional juga bisa menjadi menteri dan gubernur. Ini semua adalah posisi politik. “Jazli muda terdidik, khususnya lulusan IIQ, harus berperan di bidang nasional dan di bidang keagamaan yang menjadi inti dari IQI.” Saya mengajak saudara-saudara yang merupakan sarjana Alquran untuk merintis karya di bidang agama dan politik. . Jangan tinggal diam agar kebijakan tersebut hanya bisa dilaksanakan oleh orang yang tidak memiliki atau tidak memiliki landasan yang kokoh. Yayasan agama, ”ujarnya. -Koordinator nasional Nusantara Mengaji meyakini jika lulusan ketiga bisa memegang jabatan penting di negara atau negara di masa depan, sesuai dengan nilai dan nilai Alquran. , Arah pembangunan Indonesia kedepannya akan lebih baik Ramadhan Lee Alamin. Ia berkata: “ Kita jadikan Alquran sebagai ikatan, yang merupakan jembatan emas yang mewujudkan nilai-nilai Islam dalam perjuangan bangsa. Jembatan emas perjuangan di bidang nasional dan politik. ”Ucapnya. -Pada saat yang sama, saat pandemi Covid-19, Gus Jazil juga mengimbau siswa yang mempraktikkan KKL untuk mengajar anak-anak usia sekolah di pedesaan yang tidak dapat menyelesaikan proses pengajaran karena Covid. Ayo manfaatkan pandemi pengetahuan mereka-19 Dia bertanya: “Tolong masyarakat Posiyandu mengenyam pendidikan, biarkan mereka pergi ke sekolah tempat anak-anak mereka bekerja, kehilangan kegiatan pendidikan. Ini adalah saudara laki-laki dan perempuan dari sekolah dasar. Tolong beri mereka Alquran dan ajaran umum, “tanyanya.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon