Bamsoet: Presiden Joko Widodo mendukung pembentukan Syuro World Congress yang diprakarsai oleh MPR Indonesia

TRIBUNNEWS.COM-Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, Presiden Joko Widodo mendukung dibentuknya Konferensi Permusyawaratan Dunia yang digagas MPR RI. Salah satu tujuan Konferensi Permusyawaratan Dunia adalah mendorong terwujudnya tatanan dunia Islam yang harmonis, damai dan beradab.

“Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) mendukung penuh upaya MPR RI untuk membentuk Konferensi Permusyawaratan Dunia. Konferensi Dunia Syuro akan menjadi forum yang mempertemukan negara-negara dengan sistem yang sama (terutama yang berada di sekitar penduduk Muslim). ) MPR. Joko Widodo (Joko Widodo) akan lebih menginspirasi semangat Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia dan mengumumkan dibentuknya Kongres Syuro Sedunia pada Agustus 2021. MPR RI meliputi Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Jazilul Fawaid, Lestari Moerdijat, Syarief Hasan, Zulkifli Hasan, Arsul Sani, dan Fadel Muhammad.Saat itu pula, Presiden Joko Widodo didampingi Sekretaris Negara Menkopulhukam Mahfud MD dan Sekretaris Negara Pramono Anung (Senkab Pramono Anung). Karena kejar-kejaran kapitalisme dan liberalisme, Bursa Syariah Global akan menjadi jawaban atas situasi chaos ekonomi global.

“Dengan mendirikan Bursa Efek Islam Global, ia juga akan memantapkan dirinya di pasar keuangan global. Islamic Capital Center. Pertama, Bursa Islam Dunia mungkin melibatkan berbagai bursa ternama, seperti bursa saham. Ibukota Islam, Bursa Efek Istanbul dan Pasar Keuangan Dubai. Ide ini perlu dikaji dan dieksplorasi lebih lanjut oleh berbagai pakar ekonomi dari berbagai negara di dunia, dan dijelaskan di bawah dorongan World Consultative Assembly yang diselenggarakan oleh Bamsoet.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia berpendapat bahwa parlemen masing-masing negara dapat memainkan peran penting dalam mendorong pemerintahnya masing-masing untuk menyingkirkan kapitalisme dengan mengedepankan kapitalisme. Selain menghindari riba, industri keuangan syariah akan mendorong pelaku ekonomi untuk tidak menggunakan mata uang sebagai spekulasi. Dengan Amerika Serikat, tetapi setiap negara di dunia terpengaruh. Bansout mengatakan: “Ini karena tatanan ekonomi dunia tidak seimbang.” – Kepala Kementerian Pertahanan FKPPI menambahkan melalui Dewan Syuro. Dunia juga harus mendirikan Pusat Referensi Produk Halal Global (World Halal Center). Dengan begitu, penduduk muslim di dunia tidak perlu khawatir akan kepastian dan ketersediaan makanan dan minuman yang halal. Bamsotte menyimpulkan: “Kapitalisme dan liberalisme terlalu lama dianiaya. Wajah dunia harus diubah menjadi gotong royong dan persatuan antar manusia, yang memungkinkan semua orang mencapai kemakmuran dan kemakmuran. “

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon