HNW meninjau kembali sosialisasi empat pilar tersebut dan mengingat kembali pesan Bung Karno Jasmerah

TRIBUNNEWS.COM-Hidayat Nur Wahid Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia meninjau umat Islam dan masyarakat Indonesia di hadapan para ulama, mahasiswa dan tokoh masyarakat di Kabupaten Karawang, Jawa Barat Hubungan baik. Untuk waktu yang lama.

— Bahkan negara kesatuan Republik Indonesia merupakan warisan ulama dan jihad umat Islam.

Oleh karena itu, menurut Hidayat, umat Islam harus secara aktif mencapai kemerdekaan, ini untuk berterima kasih kepada Allah dan ulama. Sampai batas tertentu, silakan berpartisipasi secara aktif dalam pengembangan. Dan untuk mempertahankan keutuhan NKRI dari ancaman perpecahan.

Baca: Hidayat Nur Wahid: Kementerian Agama harus menambah anggaran untuk meredistribusi hibah kredit dan internet- “Sayang. Kalau sampai saat ini ada umat Islam yang percaya bahwa kehidupan demokrasi adalah jalan yang harus ditempuh, dan pemilihan juga diperlukan. Jalannya, karena tidak ada di zaman nabi. Kalaupun mereka juga menggunakan telepon genggam untuk menonton acara TV, tidak semua acara TV ada di zaman nabi, “” tambah Hidayat. “- Ini terbitan maya oleh Hidayat, sekaligus sekaligus Sosialisasi empat pilar untuk kampung kecil Pondok Pesantren Annihayah Krajan Satu, Sabtu (9/5/2020) di Desa Sukarmelta, Kawasan Lavamelta, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Selain Hidayat sosialisasi, ia juga memperkenalkan Narsum Ahmad Syaikhu, salah satu anggota PKS yang diutus MPR RI. Annihayah Tatang Syihabuddin, seorang perawat dari pesantren, juga turut serta dalam acara tersebut. Ia menambahkan, keharmonisan hubungan antara umat Islam dan negaranya seringkali terganggu oleh kelompok masyarakat yang tidak ingin melihat hubungan tersebut. Hubungan harmonis antara umat Islam dan negara mereka. Mereka adalah organisasi Islamofobia.

Baca: HNW: Ada Hubungan Dekat Sumbar dan Pancasra,

“Mereka Menganggap Tidak Ada Hubungan Islam dan Indonesia. Ini Terjadi Karena Mereka Lupa Ceritanya lupakan pesan Bung Karno si jaket merah, dan jangan lupakan kisah ini.Meskipun umat Islam dan Indonesia memiliki hubungan yang sangat erat.Misalnya di kalangan Nahdrin, Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak boleh melupakan KH Hasyim As. ‘ari, keputusan organisasi jihadis. Karena gerakan ini bisa menginspirasi ancaman dari pelajar dan Surabaya, tapi Surabaya telah melawan penjajah Belanda dari gerakan perlawanan yang meletus pada 10 November

“Mereka tidak menganggap gaji dan layanan. Organisasi jihadis membela negara dan bangsa dari kolonialisme, bahkan jika nyawa mereka terancam. Kata Hidayat. ‚ÄúPada saat yang sama, Fraksi MPR Anggota PKS Ahmad Syaikhu (Ahmad Syaikhu) mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Islam. Pancasila berawal dari rumah masing-masing.Dia juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa saat ini pandemi corona belum juga berlalu.Oleh karena itu, masyarakat Karawang harus tetap sehat, menerapkan tata cara kesehatan dan menjaga pola hidup sehat – Pondok Pesantren Annihayah sendiri masyarakat Artinya semua peserta Wahid wajib memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun, serta melarang semua peserta terlalu dekat (*).

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon