Investigasi Komisi Anti-Persaingan Uni Eropa terhadap praktik bisnis Apple Pay dan App Store

Reporter Tribunnews melaporkan bahwa Fitri Wulandari

Brussels TRIBUNNEWS.COM-Uni Eropa (UE) meluncurkan dua investigasi antitrust terhadap aturan Apple di App Store dan platform Apple Pay. — Regulator menilai bahwa aturan yang diterapkan oleh raksasa teknologi layanan baru Apple Inc. dapat melanggar aturan persaingan UE.

Salah satu masalah yang diumumkan secara resmi oleh Dewan Eropa pada hari Selasa adalah persyaratan wajib bagi pengembang aplikasi untuk menggunakan sistem pembelian dalam aplikasi Apple. — Meskipun sistem lain telah diawasi untuk meninjau batasan perusahaan pada pemberitahuan dari pengembang kepada pengguna iPhone dan iPad tentang kemungkinan pengurangan pembelian di luar aplikasi.

Seperti yang dinyatakan oleh Margrethe Vestager, Wakil Presiden Eksekutif Uni Eropa, dalam sebuah pernyataan. A11, layar ponsel yang lebih dingin dan hemat biaya-Vestager berkata, “Sepertinya Apple menyediakan para pengguna perangkat Apple yang populer ini dengan penjaga gerbang lintas aplikasi dan distribusi konten.” – Uni Eropa harus Pastikan Apple tidak membatasi persaingannya karena bersaing dengan pengembang aplikasi lain. -Membaca: Bekerja sama dengan Disney’s Coke, Oppo meluncurkan versi “Toy Story” Enco W11 Disney dan Pixar-dikutip dari halaman “Russia Today” pada Rabu (17/6/2020), Komisi Eropa menerima terkait Beberapa keluhan mengenai masalah ini, termasuk keluhan dari layanan streaming musik populer Swedia Spotify, layanan tersebut bisa langsung bersaing dengan Apple Music.

Lainnya Pada bulan Maret 2020, pesaing kecil aplikasi Apple Book juga mulai mengeluh.

Baca: Promosi Terbaru Vivo, Smartphone Vivo Y50 Kini Dibanderol dengan Harga 3,499 Miliar Rupiah dan Banyak Bonus

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon