Modal putus asa, dua bulan penjualan biskuit online untung puluhan juta

TRIBUNNEWS.COM-Dalam pandemi, tidak ada yang pasti. Begitu pula nasib UKM juga dipengaruhi oleh perekonomian. Oleh karena itu, iming-iming dan modal bangkrut bisa menjadi pilihan bijak untuk usaha kecil dan menengah.

Setidaknya dorongan ini datang dari seorang pengusaha kecil dan menengah di Palembang (Ayub) (37) yang memutuskan untuk menjual cookies secara online. — Orang terdekatnya, Ayub, semula meragukan prospek penjualan biskuit Palembang karena dianggap tidak akan menghasilkan uang dalam jumlah besar, apalagi ketika wabahnya seolah tak kunjung usai. Namun, pada pandemi inilah ia mulai menjual kerupuk ikan secara online di pasaran. Anda bisa mendapatkan puluhan juta hanya dengan berdagang cookie!

Lakukan sendiri

Di hari kedua Pembatasan Sosial Palembang (PSBB), Ayub memulai bisnisnya dengan uang yang paling sedikit.

Dia memilih untuk menjual kue karena alasan yang bagus. Selain peluangnya bagus (siapa orang Indonesia yang tidak suka biskuit?), Dia juga yakin toko biskuit miliknya berbeda dengan toko lain. – “Saya memutuskan menjual biskuit karena peluangnya banyak. Saya sudah cek pasar toko biskuit lain terutama toko online, dan biskuit Palembang tidak laku. Harganya juga lebih mahal. Saya mau jual dengan harga yang sangat murah. Biskuit Palembang dengan varian yang sangat lengkap, “kata Ayub kepada Tribunnews.

Selain itu, ia mengaku telah menjual lebih dari 90 jenis biskuit Palombang yang bisa didapatkan di pasar Tokopedia. Toko biskuit online itu bernama Pabrik Biskuit Palembang

Bisnis online ini hanya dijalankan oleh Ayub. Dia biasa bangun pagi, membeli inventaris dari pabrik biskuit di Palembang, memproses pesanan yang masuk ke akun toko online-nya, mengemas produk, dan kemudian mengirimkannya melalui jasa pengiriman. .

“Saya melakukan semuanya sendiri, mulai dari pergi ke setiap pabrik, menerima pesanan, pengepakan dan pengiriman. Saya harus bangun jam lima pagi. Oleh karena itu, meskipun saya harus tidur selama tiga jam, saya harus berusaha untuk cukup tidur Ayub mengaku mengaku masih menghabiskan lebih dari 15 jam sehari untuk mengurus penjualan biskuitnya.

Ketekunan dan ketangkasan memungkinkannya untuk bangun sangat pagi setiap hari, sehingga dia dapat membeli biskuit dengan motor saat meninggalkan pabrik. Setiap hari, dia mengunjungi lebih dari 10 pabrik untuk menyimpan berbagai jenis biskuit.

“Kamu juga butuh ketangkasan, apalagi masa berlakunya biskuit yang lama. Kamu harus bangun pagi dan mengirim biskuit ke pabrik. Aku sudah bawa lebih dari 10 pabrik, dan ada puluhan pabrik di Palembang,” Kata Ayub. Omzet menarik dari penjualan kerupuk online-kerupuk ikan asli palembang masih mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia. Apalagi jika semua orang kini bisa dengan mudah dan praktis membelinya melalui gadget, seperti Palembang. Pabrik biskuit Sejauh ini, pabrik tersebut telah menjual lebih dari 4.900 produk biskuit. Dalam enam bulan penjualan, Ayub masih menerima sekitar 15 hingga 20 pesanan ke akun Tokopedia miliknya.Produk biskuit terjual setiap hari Jumlah totalnya mencapai 60 hingga 200 bungkus!

Ayub mengatakan bahwa ia mengungkap rahasia memasak dan berhasil meraih omzet tanpa main-main, dengan rata-rata pendapatan kotor bulanan rata-rata Rp 2 juta per bulan.Bahkan hanya dua Hanya dalam satu bulan penjualan, dia telah mendapatkan omset puluhan crore rupee!

“Saya memeriksa saldo akun puluhan rupee. Namun karena order diterima setiap hari, dana akan mengalir cepat setiap hari, “ujarnya gembira.

Pasar sedang mengukir prestasi luar biasa

Prestasi luar biasa ini membuktikan tekad Ayub untuk enggan. Determination. Dia telah merencanakan strategi penjualan biskuitnya. Secara khusus, dengan memutuskan untuk menjual melalui Tokopedia, dia yakin ini adalah pasar yang paling cocok untuk menjual produknya.

“Saya meneliti dan mempelajari beberapa toko online, kenapa Pilih Tokopedia. Karena saya melihat Tokopedia memiliki banyak turis dan memang salah satu pasar terbesar saat ini, ”tambah Ayub.Belum pada September 2020, biskuit ikan yang dijual di Pabrik Biskuit Palembang di Ayub hampir mencakup seluruh nusantara. Dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Indonesia bagian timur.

“(Pelanggannya banyak) ke Jawa hampir setiap hari. Sodaweisi dan Kalimantan. Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada juga Bali, Medan, Batam, Boi Lali, Surabaya, Padang, sebenarnya semua ada di Timur Jauh Indonesia, “kata Ayub. Tiga reseller membantunya menjual produk, bahkan lebih besar lagi. Ketiga reseller tersebut juga menjual produk Pabrik Kerupuk Palembang melalui Tokopedia.

Di lain waktu, dia bersyukur bisa membawa produknya ke pasar. Dengan menggunakan semua fitur Tokopedia, banyak pembeli.

“Awalnya saya menutup mata terhadap Tokopedia, terutama karena baru pertama kali saya menjual produk di pasar. Tapi saya berusaha sebaik mungkin untuk mempelajari semua fitur Tokopedia, mengecek Google, dan terkadang YouTube. Semuanya sudah saya coba. Saya juga memaksimalkan fitur iklan otomatis di Tokopedia dan menggunakan fitur headline, ”kata Ayub.

Dana yang sesuai menghasilkan puluhan hingga ratusan pesanan setiap hari, dan pendapatan mencapai puluhan juta. Pada akhirnya, Job’s Luness membuktikan kepada orang-orang di sekitarnya bahwa dia mampu mewujudkan semangat bisnisnya dengan segera!

Penulis: Bardjan / Editing: Dana Delani

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon