Kecepatan Grab Ventures selama pandemi berkontribusi pada pemulihan ekonomi negara

TRIBUNNEWS.COM-Grab Ventures Velocity (GVV) angkatan ketiga telah meluluskan 5 startup finalis untuk memperkuat komitmennya dalam mendorong perkembangan ekosistem startup Indonesia. Ini adalah LunaPOS, Printerous, KliknClean, GetCraft dan Workmate.

Kelima start-up ini berkesempatan untuk meningkatkan kapabilitasnya melalui seminar, konsultasi 1: 1, dan mengembangkan bisnis melalui kunjungan ke merchant base Grab. Neneng Goenadi, General Manager Grab Indonesia, mengatakan rencana GVV bertujuan untuk membangun ekosistem wirausaha yang lebih kuat di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Neneg menjelaskan bahwa kami sangat bangga dengan lulusan GVV angkatan ketiga ini, dengan inovasinya, teknologi ini dapat kami gunakan untuk membantu UMKM bertahan dan mendukung program PEN. Untuk mempercepat pemulihan ekonomi negara, lima perusahaan rintisan ini telah memandu melalui serangkaian rencana Rams, dengan fokus pada penguatan model bisnis dan layanan mereka untuk usaha kecil dan menengah. Lokakarya tersebut mencakup berbagai topik termasuk pembiayaan, perencanaan dan manajemen keuangan serta manajemen perubahan dan sumber daya manusia.

Start-up juga akan menerima rapat panduan tentang strategi pengembangan bisnis. Bisnis para eksekutif Grab. CEO dan co-founder Grab Group Anthony Tan berpartisipasi dalam fireside chat pendiri GVV dan berbagi pengalamannya dalam mengembangkan Grab di Asia Tenggara. Selain itu, Grab Ventures juga telah menandatangani nota kesepahaman kemitraan strategis dengan BRI Ventures untuk mengembangkan rencana baru guna mendukung komunitas startup.

Angkatan ketiga lulusan GVV juga menguji layanan mereka selama delapan (8) minggu untuk mempercepat pertumbuhan pasar mereka. Dengan menyediakan layanan dan solusi untuk pedagang GrabFood digital. Rencana uji coba layanan ini juga sejalan dengan rencana #TerusUsaha yang bertujuan untuk mendukung digitalisasi usaha tradisional dan UMKM.

Selama pandemi, Grab menampung lebih dari 350.000 UMKM dan lebih dari 32.000 pengusaha tradisional yang berjuang untuk bertahan hidup dan terus mengembangkan bisnis mereka.

Pertumbuhan besar ini menginspirasi Grab untuk meluncurkan proyek #TerusUsaha, yang didedikasikan untuk membantu UMKM Indonesia terus beradaptasi dengan normal baru ini. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (KemenkopUKM) berharap dapat menjangkau lebih dari 400.000 UMKM pada akhir tahun 2020. -Neneng juga menambahkan bahwa Grab sangat bersyukur dapat terus mendukung rencana #TerusUsaha untuk mendukung berbagai kebutuhan merchant GrabFood melalui pasar solusi. Neneng menyimpulkan: “Mereka memiliki potensi besar tidak hanya untuk melakukan cross-selling layanan kepada para pedagang di ekosistem Grab, tetapi juga untuk mendorong perkembangan ekonomi digital melalui digitalisasi UMKM.”

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon