Tren digital menyapu industri perbankan, menutup 132 cabang dari Januari 2020 hingga Juni 2020

Wartawan Conga memberitakan Anggar Septiadi-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pada semester I 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencontohkan Bank Indonesia telah mengurangi 132 kantor. Ke depan, dengan trend digital terutama akibat pandemi, keberadaan cabang juga akan semakin berkurang.

Sebagai contoh, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menutup 49 kantor pada semester pertama tahun 2020. Aestika Oryza Gunarto, Sekretaris Jenderal BIS, mengatakan ini salah satu strategi ekspansi bisnis.

Baca: Digital banking semakin berdampak pada seluruh aspek masyarakat

“Dengan perkembangan teknologi, tren cabang open entity semakin menurun. Menurut Kontan.co.id, Rabu (09 /) 09/2020) Ia mengatakan, hingga akhir semester I-2020 jumlah kantor kami sebanyak 9.569, yang berkurang menjadi 49 kantor dibandingkan akhir tahun lalu. Perusahaan akan mengandalkan agen BRILink untuk memperluas jaringan fisik.

Baca: Cara Bayar iuran UTBK-SBMPTN 2020 ke Bank Mandiri, Bank BNI dan Bank BTN melalui ATM di M-Banking — Dikatakannya jumlah agen perseroan mencapai 434.000 atau meningkat 11% dibanding periode yang sama tahun lalu. Strategi ini lebih efektif daripada mendirikan cabang. Selain menggunakan agen BRILink, Aestika juga mengatakan perseroan akan terus mengembangkan infrastruktur digital untuk menarik nasabah. Ia mengatakan: “Di sisi lain, Bank for International Settlements juga terus berlanjut. Melakukan intrusi digital, sehingga masyarakat yang sudah terlatih dalam dunia digital dapat bertransaksi kapanpun dan dimanapun.

Executive Vice President PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Sekretariat dan Vice President Corporate Communications Hera F Haryn juga mengatakan perluasan jaringan perseroan memang akan lebih mengandalkan platform digital.

Bahkan di tahun 2020 Pada paruh pertama tahun ini, bank swasta terbesar di Indonesia juga tidak aktif menutup cabang. Perusahaan baru saja menutup lima cabang.

“Kami akan terus mengevaluasi permintaan masyarakat akan cabang. Per Juni 2020, BCA memiliki 1.250 cabang, 17.360 mesin ATM, serta layanan Internet dan mobile banking yang melayani 22,5 juta rekening nasabah setiap hari dan memproses sekitar 30 juta transaksi setiap hari. Di Kontan.co.id.

Hera menambahkan, saat ini hampir 98% transaksi nasabah BCA juga telah dilakukan secara digital. Hanya 2% yang diselesaikan melalui cabang.

Pada paruh pertama tahun 2020, volume transaksi platform mobile banking BCA meningkat 30,4% year-on-year, sedangkan bisnis perbankan online meningkat 5,7% year-on-year) .

Artikel Jenis uang tunai ini Judul utama dari distribusinya adalah bahwa tren digital semakin umum, dengan 132 kantor bank ditutup pada paruh pertama tahun 2020

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon