Dalam pandemi, permintaan akan talenta digital tetap tinggi

Laporan reporter Tribunnews.com Hendra Gunawan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Seiring berlanjutnya pandemi Covid 19, perusahaan yang ragu untuk go digital kini semakin meningkat. Pergeseran dari non-digital ke digital ini membuat permintaan akan sumber daya manusia yang paham digital sangat tinggi.

CEO Binar Academy Alamanda Shantika Santoso membenarkan adanya perubahan pesat dari perusahaan tradisional menjadi perusahaan digital. -Membaca: Dengan semakin banyaknya transaksi digital, perbankan didorong untuk menambah private cloud-Reading: Saat pandemi Covid-19, membangun kepercayaan nasabah akan pentingnya transformasi digital-menurutnya, fundamental ini Sebagai hasil dari perubahan seksual, ada permintaan yang sangat tinggi akan talenta digital. Hal ini terlihat dari banyaknya perusahaan mitra Binar yang melamar untuk mencari sumber daya manusia digital.

Melalui layanan Job Connect Binar, banyak negara dan perusahaan multinasional telah meminta bantuan Binar untuk menemukan sumber daya manusia yang unggul di bidang digital. Sejak awal pandemi Covid-19, banyak perusahaan yang menghentikan sementara perekrutan karyawan di bidang digital. Namun hingga Juni kebutuhan SDM memahami teknologi digital sangat tinggi, ‚ÄĚjelas Allamanda, Jumat (18/9/2020).

Binar sempat sedikit kewalahan karena tingginya permintaan. Namun, bukan berarti Binar akan putus asa dan putus asa. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan SDM digital mitra, Binar kini merintis dan berinovasi.

Sebelum pandemi, semua syaratnya mencari SDM di Binar Semua partner harus menandatangani kontrak dalam kurun waktu tertentu, waktu, full time course, sekarang selain permintaan tinggi dan permintaan tinggi, Binar juga menyediakan rencana kontrak outsourcing berdasarkan durasi proyek.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon