Dalam pandemi Covid-19, Xiaomi masih yakin produknya bisa dipasarkan

TRIBUNNEWS.COM-Xiaomi masih yakin meski di tengah wabah Covid-19, smartphone-nya tetap laris di pasar Indonesia. semua orang. Namun bagi Xiaomi, itu hanya sedikit terpengaruh, dan itu tidak terlalu memengaruhi bisnis.

“Pabrik kami masih stabil, dan proses produksinya masih berjalan normal,” kata Alvin usai merilis Redmi 8A Pro melalui streaming online, Kamis (2 April 2020).

Tapi Alvin ( Alvin tidak memungkiri bahwa pasokan komponen mengalami keterlambatan akibat dampak Covid-19.

Membaca: Menjelajahi Mijigo, Pulau Terkecil di Dunia dengan Penduduk Terkecil

Bacaan: Tamu yang Diundang Menyebut Polisi Disebutkan oleh Mantan Pejabat pada Pesta Pernikahan yang Diadakan di Phnom Penh Ann

“Meski Ada, Tapi Kami tidak khawatir karena kami memiliki komponen after market agar tidak mengganggu produksi smartphone kami, ”kata Alvin.

Dia juga mengatakan: “Karena popularitas ini, daya beli masyarakat menurun.” “Tapi nyatanya, ini adalah peluang kami karena kami mengusulkan produk dengan harga yang wajar,” lanjut Alvin. Dalam situasi ekonomi yang sulit ini, nilai tukar mata uang dianggap sulit, dan Xiaomi berhasil terus menyediakan produk dengan kualitas tinggi dan harga nyata.

“Kami dapat melakukannya karena kami tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk iklan, biaya toko, promotor, dan biaya lain yang tidak perlu,” katanya. Alvin.

Kecuali apa yang dikatakan Alvin, jika wabah ini terus ada dan tidak bisa diselesaikan, maka akan berdampak pada pasar secara keseluruhan.

“Tentunya jika semakin banyak orang yang terkena wabah Covid-19, tentunya akan sangat menyulitkan di akhir trimester kedua,” kata Alvin.

“Kami berharap situasi ini bisa segera diakhiri dan dikendalikan, sehingga pasar bisa bergairah kembali dan membaik lagi,” kata Alvin.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon