Roy Suryo mengatakan hukum penyiaran masih berjalan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pakar telematika Roy Suryo mengatakan undang-undang penyiaran yang baru diperlukan untuk mengimbangi era digital. Roy mengatakan dalam sebuah tweet pada hari Kamis (27 Agustus 2020): “Tidak perlu datang,” kata Roy. Dalam suasana demokrasi, kebebasan berbicara diperlukan. Ia mengatakan: “Namun supremasi hukum tetap diperlukan, jadi tidak mutlak.” Usulan peninjauan dipercepat-Roy menghubungi pelapor dan menambahkan bahwa litigasi RCTI terkait uji materi UU Penyiaran adalah milik penggugat. Baik. Roy mengatakan: “Saya masih berpendapat bahwa sebagai entitas penyiaran komersial, RCTI dan iNews dapat diterima sebagai entitas penyiaran komersial. Kasus-kasus pemerintah memiliki ‘pendirian’ sendiri, yang merupakan fungsi utamanya,” kata Roy. . Bermanfaat untuk publik dan melindungi hak-hak masyarakat, jadi ini tidak menjadi masalah.

Baca: Tren RCTI di Twitter: Isi Sidang MK Ancam Pengguna Media Sosial Tak Tayangkan Siaran Langsung.Selain itu, RCTI adalah TV swasta pertama di Indonesia, dan tentunya berharap di era digital. Bersikaplah adil dalam siaran. Roy berkata: “Bagi saya, selama itu baik untuk masyarakat, teruskan.” – Tapi pada dasarnya segala informasi yang bisa diterima publik tetap perlu diatur. Roy menambahkan: “Ini tidak bisa didasarkan pada kebebasan berbicara dan terus mengkritik tanpa aturan.”

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon